Pligi memasuki arena. Penonton riuh hingar bingar. Namun tak semua penonton meneriakkan namanya. Beberapa mengelu-elukan nama rivalnya.
Pligi mengenakan sarung tinju merah. Ia melakukan pemanasan ringan bukan untuk menyiapkan laga hari itu. Ia hanya berniat memuaskan hasrat paparazzi yang menggilai aksinya.
Lazarus bersiap-siap di sudut yang lain, wajahnya yang misterius dengan kerut merut “hidup segan mati pun tinggal sejengkal”. Kali ini bursa taruhan dimenangkan oleh Pligi, namun siapa yang bisa menduga atas kesombongan sebuah prediksi
Pligi rubuh dihajar Lazarus di ronde ke empat.
Di akhir pertandingan, Pligi hanya melihat bayangan Oneiro berlalu. Oneiro adalah sang penanam taruhan paling besar.
Sby, 26082011
Pligi : (bhs Yunani) luka
Oneiro : (bhs Yunani) mimpi
Lazarus : (bibble) Yang bangkit dari kematian
Terinspirasi dari Film The Hurricane (1999)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar